Disadari atau tidak, anak-anak biasanya mulai berkicau (kok, kayak burung) atau bergumam dan bicara sendiri ketika ia mulai beranjak besar. Sebut saja “bicara ngelantur”, mungkin itu kata yang tepat bagi kebiasaan anak-anak seumuran Najwa (Sepupu Arsya) yang sudah masuk usia 3 tahun dan sudah bisa bicara. Anak-anak seumuran anak Najwa ini, biarkan saja dia bicara apa maunya. Dia sedang berekspresi. Menuangkan ide dalam kepalanya. Apa yang dia dengar dari orang-orang sekelilingnya seperti ibu guru, ayah ibu, dari televisi, apalagi iklan, wah dihafal semuanya.
Dengan demikian anak akan punya kosa kata yang berlimpah. Agar omongannya terarah, Kita hanya perlu menyediakan banyak buku cerita dan juga buku pengetahuan lainnya. Anak dipangku, terus dibacakan bukunya. Dengarkan lagu, bernyanyi bersama. Hal ini akan menambah kosa katanya. Jadi omongannya tidak melantur lagi.
MELANTUR BUKAN KELAINAN, ya. Tolong DICATAT! Read the rest of this entry »
Sebenarnya sudah menjadi keinginan semua orang tua untuk bisa melihat anak-anaknya rajin membaca baik itu di sekolah, perpustakaan ato bahkan di rumah. Tapi sadarkah bahwa sebenarnya banyak hal yang terlewatkan oleh orang tua jika ingin menjadikan anaknya cerdas dan pintar melalui membaca. Bahkan, BAYI PUN BISA MEMBACA, masa sih? Ga percaya, kebetulan saya buka file-file tua yang pernah dikirimkan oleh 
