<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Diary Arsya</title>
	<atom:link href="http://arsya28.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arsya28.wordpress.com</link>
	<description>another story of jagoan neon</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Feb 2009 05:27:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Positif Flek, yah! by arsyafs</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/07/12/positif-flek-yah/#comment-13</link>
		<dc:creator>arsyafs</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 05:27:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=5#comment-13</guid>
		<description>Sebenarnya pada orang dewasa lebih disebut TB ato TBC. Gejalanya bisa sama dengan anak-anak, cuman belum tentu apa yang terjadi pada anak sama harus terjadi pada orang dewasa, juga sebaliknya.
Selengkapnya bisa dilihat di sini:
http://arsya28.wordpress.com/2009/02/22/flek-paru-istilah-yang-rancu/

Semoga Membantu!
Mama Arsya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya pada orang dewasa lebih disebut TB ato TBC. Gejalanya bisa sama dengan anak-anak, cuman belum tentu apa yang terjadi pada anak sama harus terjadi pada orang dewasa, juga sebaliknya.<br />
Selengkapnya bisa dilihat di sini:<br />
<a href="http://arsya28.wordpress.com/2009/02/22/flek-paru-istilah-yang-rancu/" rel="nofollow">http://arsya28.wordpress.com/2009/02/22/flek-paru-istilah-yang-rancu/</a></p>
<p>Semoga Membantu!<br />
Mama Arsya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tes Mantoux by arsyafs</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/11/08/tes-mantoux/#comment-12</link>
		<dc:creator>arsyafs</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 04:30:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=34#comment-12</guid>
		<description>Mama iza yg baik hati, yang saya tahu salah satu tempat untuk daerah Jakarta Selatan yg bisa menjalani tes mantoux ialah di Rumah Bersalin Asih, Jakarta Selatan. Untuk biayanya, mungkin sekitar 300 ribu. Mungkin untuk lebih jelas bisa konsultasi dg RS setempat :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mama iza yg baik hati, yang saya tahu salah satu tempat untuk daerah Jakarta Selatan yg bisa menjalani tes mantoux ialah di Rumah Bersalin Asih, Jakarta Selatan. Untuk biayanya, mungkin sekitar 300 ribu. Mungkin untuk lebih jelas bisa konsultasi dg RS setempat <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on CEK MOTORIK KASAR 0-12 BULAN by arsyafs</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/11/08/cek-motorik-kasar-0-12-bulan/#comment-11</link>
		<dc:creator>arsyafs</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 04:17:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=37#comment-11</guid>
		<description>Mba Wati yg sedang cemas, ada beberapa hal perkembangan anak yang memang tidak selalu sama, tetapi lahir prematur bukan berarti harus beda dengan lahir normal. 
Mengenai jagoan kecil Mba Wati yg belum juga bisa menulis tidak usah terlalu di cemaskan, karena ada beberapa tahapan dalam perkembangan sel motorik yg harus dilewatinya (dan setiap anak berbeda2 tergantung rangsangannya).
Sebagai rangangan untuk motorik halusnya, mungkin kita bisa mengajaknya bermain dengan mainan-mainan kecil yg akan membutuhkan perhatian si kecil untuk &quot;mencomot&quot;-nya menggunakan jari-jari mungilnya. Hal ini akan merangsang si kecil dalam menggerakkan jari-jari ajaibnya.

Berikut sedikit tulisan yg saya temukan sekitar Perkembangan Motorik.
http://pembelajaranguru.wordpress.com/2008/05/25/perkembangan-motorik-kasar-dan-perkembangan-motorik-halus/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mba Wati yg sedang cemas, ada beberapa hal perkembangan anak yang memang tidak selalu sama, tetapi lahir prematur bukan berarti harus beda dengan lahir normal.<br />
Mengenai jagoan kecil Mba Wati yg belum juga bisa menulis tidak usah terlalu di cemaskan, karena ada beberapa tahapan dalam perkembangan sel motorik yg harus dilewatinya (dan setiap anak berbeda2 tergantung rangsangannya).<br />
Sebagai rangangan untuk motorik halusnya, mungkin kita bisa mengajaknya bermain dengan mainan-mainan kecil yg akan membutuhkan perhatian si kecil untuk &#8220;mencomot&#8221;-nya menggunakan jari-jari mungilnya. Hal ini akan merangsang si kecil dalam menggerakkan jari-jari ajaibnya.</p>
<p>Berikut sedikit tulisan yg saya temukan sekitar Perkembangan Motorik.<br />
<a href="http://pembelajaranguru.wordpress.com/2008/05/25/perkembangan-motorik-kasar-dan-perkembangan-motorik-halus/" rel="nofollow">http://pembelajaranguru.wordpress.com/2008/05/25/perkembangan-motorik-kasar-dan-perkembangan-motorik-halus/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Positif Flek, yah! by nur riyanti</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/07/12/positif-flek-yah/#comment-10</link>
		<dc:creator>nur riyanti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 01:36:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=5#comment-10</guid>
		<description>apakah flek paru-paru bisa menyerang orang dewasa, apakah gejalanya sama dengan gejala pada anak-anak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah flek paru-paru bisa menyerang orang dewasa, apakah gejalanya sama dengan gejala pada anak-anak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on CEK MOTORIK KASAR 0-12 BULAN by wait</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/11/08/cek-motorik-kasar-0-12-bulan/#comment-9</link>
		<dc:creator>wait</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 08:26:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=37#comment-9</guid>
		<description>Anak saya lahir tanggal 31 Maret 2005.  Dia lahir prematur 7 bulan.  Sekarang sudah hampir  4 tahun tapi belum bisa menggerakkan tangan untuk menulis bahkan untuk menulis angka 1 saja tidak bisa.

Bagaimana saya mengajari dia supaya bisa menulis?  Terima kasih.

Rgds,

Wati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Anak saya lahir tanggal 31 Maret 2005.  Dia lahir prematur 7 bulan.  Sekarang sudah hampir  4 tahun tapi belum bisa menggerakkan tangan untuk menulis bahkan untuk menulis angka 1 saja tidak bisa.</p>
<p>Bagaimana saya mengajari dia supaya bisa menulis?  Terima kasih.</p>
<p>Rgds,</p>
<p>Wati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tes Mantoux by mama iza</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/11/08/tes-mantoux/#comment-8</link>
		<dc:creator>mama iza</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 03:22:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=34#comment-8</guid>
		<description>sktr 3 tahun yang lalu anak saya juga terkena flek paru dan harus menjalani pengobatan selama setahun. skr ini,diduga flek tsb aktif kembali dan harus menjalani tes mantoux. di rumah sakit mana ya yang ada tes mantoux-nya. dari kemarin, saya blm menemukan rumah sakit/lab yang bisa langsung tes mantoux tanpa harus ke dokter anak dulu karena saya sudah punya surat pengantar untuk ke lab. dan sktr berapa biayanya? ada slentingan katanya biayanya cukup mahal juga. untuk info,saya tinggal pondok labu-jaksel nih.....  makasih buat mama yang bisa membantu saya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sktr 3 tahun yang lalu anak saya juga terkena flek paru dan harus menjalani pengobatan selama setahun. skr ini,diduga flek tsb aktif kembali dan harus menjalani tes mantoux. di rumah sakit mana ya yang ada tes mantoux-nya. dari kemarin, saya blm menemukan rumah sakit/lab yang bisa langsung tes mantoux tanpa harus ke dokter anak dulu karena saya sudah punya surat pengantar untuk ke lab. dan sktr berapa biayanya? ada slentingan katanya biayanya cukup mahal juga. untuk info,saya tinggal pondok labu-jaksel nih&#8230;..  makasih buat mama yang bisa membantu saya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on CEK MOTORIK KASAR 0-12 BULAN by arsyafs</title>
		<link>http://arsya28.wordpress.com/2008/11/08/cek-motorik-kasar-0-12-bulan/#comment-7</link>
		<dc:creator>arsyafs</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 01:42:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsya28.wordpress.com/?p=37#comment-7</guid>
		<description>Makasih Mas Yasir atas komen nya, tentang motorik di usia 3-5 tahun, saya temukan tulisan berikut:
&lt;strong&gt;Beda Anak beda pencapaiannya&lt;/strong&gt;

Kecerdasan motorik halus anak berbeda-beda. Dalam hal kekuatan maupun ketepatannya. Ada anak usia 4 tahun yang mahir berenang. Ada pula anak yang genap 6 tahun belum dapat makan dengan rapih. Anak perempuan cederung lebih dini dalam kecerdasan motorik halus, terutama soal kecekatannya. Sedangkan anak laki-laki lebih unggul dalam melangkah, melempar, menangkap bola, dan menaiki atau menuruni tangga. Sementara anak perempuan menunjukkan kemampuan yang lebih baik saat berjingkat-jingkat, meloncat, dan berlari cepat.

Menurut Mollie and Russell Smart, perbedaan ini juga dipengaruhi oleh pembawaan anak dan stimulai yang didapatkannya. Lingkungan (orang tua) mempunyai pengaruh yang lebih besar dalam kecerdasan motorik halus anak. Lingkungan dapat meningkatkan ataupun menurunkan taraf kecerdasan anak, terutama pada masa-masa pertama kehidupannya.

Setiap anak mampu mencapai tahap perkembangan motorik halus yang optimal asal mendapatkan stimulasi tepat. Di setiap fase, anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangkan kemampuan mental dan motorik halusnya. Semakin banyak yang dilihat dan didengar anak, semakin banyak yang ingin diketahuinya. Jika kurang mendapatkan rangsangan anak akan bosan. Tetapi bukan berarti anda boleh memaksa si kecil. Tekanan, persaingan, penghargaan, hukuman, atau rasa takut dapat mengganggu usaha dilakukan si kecil.

&lt;strong&gt;Pencapaian kemampuan&lt;/strong&gt;
Pencapaian kemampuan motorik halus (adaftif) anak akan tampak pada usia 2-5 tahun. Berikut tahapan kemampuan sesuai usia yang dapat dimiliki oleh seorang anak:

&lt;strong&gt;Usia 2 tahun&lt;/strong&gt;
Mencontoh bentuk-bentuk yang melingkar. Mampu menyusun dan membangun tugu yang terdiri dari 7 buah balok. Memasukkan sendok kosong ke dalam mulut dengan benar. Sebagian anak mampu membuka satu per satu halaman bukunya. Memegangi gelas dengan satu tangan. Bahkan ada anak yang dapat menggunting dan melipat kertas sambil bercakap-cakap.
Dalam penguasaan anggota gerak tubuhnya yang lain, ia sudah mampu memanjat anak tangga sekaligus menuruninya. Ia pun mulai menjadi teman ayahnya bermain, karena kemampuannya menendang bola besar sudah mulai terbentuk.

&lt;strong&gt;Usia 3 tahun&lt;/strong&gt;
Mampu membuat garis lurus, menyusun 9 buah balok. Memasukkan sendok berisi makanan ke mulut tanpa banyak yang tumpah. Di usia ini anda dapat mulai mengajarinya menulis. Sebab, diantara usia 3,5-4,5 tahun, pengendalian otot-otot tangan dan jari-jari yang diperlukan untuk menulis simbol-simbol lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan koordinasi organ-organ bicara yang dibutuhkan untuk perkembangan bahasanya.

&lt;strong&gt;Usia 4 tahun&lt;/strong&gt;
Bisa menggunting garis lurus dengan baik. Dapat menggambar dan mencoret-coret huruf meski dalam bentuk kasar. Mampu mengenakan bajunya sendiri.

&lt;strong&gt;Usia 5 tahun&lt;/strong&gt;
Mampu melipat kertas menjadi bentuk segitiga. Dapat secara tepat menggambar bentuk kotak, huruf, dan angka. Dalam permainan ia sudah bisa menangkap bola kecil dan melemparkannya kembali dengan lebih baik. Bahkan ia sudah bisa berjalan meniti garis lurus. 

Mudah-mudahan bisa memberi gambaran...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Makasih Mas Yasir atas komen nya, tentang motorik di usia 3-5 tahun, saya temukan tulisan berikut:<br />
<strong>Beda Anak beda pencapaiannya</strong></p>
<p>Kecerdasan motorik halus anak berbeda-beda. Dalam hal kekuatan maupun ketepatannya. Ada anak usia 4 tahun yang mahir berenang. Ada pula anak yang genap 6 tahun belum dapat makan dengan rapih. Anak perempuan cederung lebih dini dalam kecerdasan motorik halus, terutama soal kecekatannya. Sedangkan anak laki-laki lebih unggul dalam melangkah, melempar, menangkap bola, dan menaiki atau menuruni tangga. Sementara anak perempuan menunjukkan kemampuan yang lebih baik saat berjingkat-jingkat, meloncat, dan berlari cepat.</p>
<p>Menurut Mollie and Russell Smart, perbedaan ini juga dipengaruhi oleh pembawaan anak dan stimulai yang didapatkannya. Lingkungan (orang tua) mempunyai pengaruh yang lebih besar dalam kecerdasan motorik halus anak. Lingkungan dapat meningkatkan ataupun menurunkan taraf kecerdasan anak, terutama pada masa-masa pertama kehidupannya.</p>
<p>Setiap anak mampu mencapai tahap perkembangan motorik halus yang optimal asal mendapatkan stimulasi tepat. Di setiap fase, anak membutuhkan rangsangan untuk mengembangkan kemampuan mental dan motorik halusnya. Semakin banyak yang dilihat dan didengar anak, semakin banyak yang ingin diketahuinya. Jika kurang mendapatkan rangsangan anak akan bosan. Tetapi bukan berarti anda boleh memaksa si kecil. Tekanan, persaingan, penghargaan, hukuman, atau rasa takut dapat mengganggu usaha dilakukan si kecil.</p>
<p><strong>Pencapaian kemampuan</strong><br />
Pencapaian kemampuan motorik halus (adaftif) anak akan tampak pada usia 2-5 tahun. Berikut tahapan kemampuan sesuai usia yang dapat dimiliki oleh seorang anak:</p>
<p><strong>Usia 2 tahun</strong><br />
Mencontoh bentuk-bentuk yang melingkar. Mampu menyusun dan membangun tugu yang terdiri dari 7 buah balok. Memasukkan sendok kosong ke dalam mulut dengan benar. Sebagian anak mampu membuka satu per satu halaman bukunya. Memegangi gelas dengan satu tangan. Bahkan ada anak yang dapat menggunting dan melipat kertas sambil bercakap-cakap.<br />
Dalam penguasaan anggota gerak tubuhnya yang lain, ia sudah mampu memanjat anak tangga sekaligus menuruninya. Ia pun mulai menjadi teman ayahnya bermain, karena kemampuannya menendang bola besar sudah mulai terbentuk.</p>
<p><strong>Usia 3 tahun</strong><br />
Mampu membuat garis lurus, menyusun 9 buah balok. Memasukkan sendok berisi makanan ke mulut tanpa banyak yang tumpah. Di usia ini anda dapat mulai mengajarinya menulis. Sebab, diantara usia 3,5-4,5 tahun, pengendalian otot-otot tangan dan jari-jari yang diperlukan untuk menulis simbol-simbol lebih mudah diperoleh dibandingkan dengan koordinasi organ-organ bicara yang dibutuhkan untuk perkembangan bahasanya.</p>
<p><strong>Usia 4 tahun</strong><br />
Bisa menggunting garis lurus dengan baik. Dapat menggambar dan mencoret-coret huruf meski dalam bentuk kasar. Mampu mengenakan bajunya sendiri.</p>
<p><strong>Usia 5 tahun</strong><br />
Mampu melipat kertas menjadi bentuk segitiga. Dapat secara tepat menggambar bentuk kotak, huruf, dan angka. Dalam permainan ia sudah bisa menangkap bola kecil dan melemparkannya kembali dengan lebih baik. Bahkan ia sudah bisa berjalan meniti garis lurus. </p>
<p>Mudah-mudahan bisa memberi gambaran&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
