Wuih… Makin hebat aja jagoanku ini. Padahal baru 3 hari lagi dia genap usia 6 bulan, tapi dia udah mulai semangat belajar merangkak. Pertama pasti Arsya guling2 dulu di kasur, terus udah itu tengkurep sambil mencoba meraih mainan kesukaannya. Ngga lama kemudian pasti dia mulai konsentrai mengangkat pantatnya mencoba untuk merangkak, hihi… lucu juga melihatnya, soalnya tangan Arsya masih belum kuat untuk mengangkat tubuhnya. TERUS SEMANGAT, Sayang!
Menurut dr. Rini Sekartini, Sp.A. dari Subbagian Tumbuh Kembang Anak FKUI-RSCM, Jakarta, bahwa kemampuan merangkak umumnya dapat dilakukan bayi di usia 8-10 bulan meski beberapa bayi sudah dapat melakukannya di usia 6-7 bulan. Tetapi tidak semua bayi bisa merangkak atau melalui tahapan kemampuan merangkak ini sebelum ia berdiri dan berjalan. Meskipun demikian tak masalah karena mungkin kemampuannya langsung meningkat ke tahapan berdiri dan berjalan. Tak masalah juga bila kita ingin menstimulasi bayi untuk merangkak. Caranya, berikan kesempatan bayi untuk berada di lantai yang bersih. Letakkan mainan favorit atau benda menarik di depannya. Tentu dalam melakukannya, pastikan semuanya aman. Berikan semangat kepadanya meskipun awalnya dia hanya menggeser posisinya sedikit dengan perut atau posisinya malah mundur ke belakang. Jangan lupa,
setelah dia berhasil melakukannya, berilah pujian dengan kata-kata dan tepuk tangan.
Hahaha… suka lucu klo inget dulu waktu pertama tengkurap, Arsya malah suka mundur2 kayak udur2 gitu, hehehe. Tapi sekarang sudah mulai merangkak meskipun masih menggunakan perutnya. Walaupun sebenarnya di usia 5 bulan ini, Arsya senang sekali jika diberdirikan dipangkuan ibunya. Kakinya tidak henti2nya menekan ke atas ke bawah seperti ingin loncat, udah ga sabar kali pengen segera berdiri, berjalan dan berlari.
Menurut Klinik Anak usia 4-5 bulan, bayi sangat senang bila diberdirikan di atas pangkuan kita. Soalnya, dia dapat merasakan posisi yang lain selain berbaring atau duduk. Kesenangannya ini sering ditunjukkan dengan tingkahnya yang menaik-turunkan tubuhnya. Namun, berdiri sendiri mulai belajar dilakukannya di usia 9 bulanan lalu di usia 10-12 bulan dia sudah mulai berdiri tanpa bantuan. Saat belajar berdiri, orangtua bisa menstimulasinya dengan mengacungkan kedua tangannya di depan si kecil. Hal ini berguna untuk menariknya supaya berpegangan dan berdiri. Atau agar anak rajin melakukan aktivitas ini kita bisa menaruh mainan kegemarannya di tempat yang bisa dijangkau anak.
Cepat Belajar yah, sayang!! Ayah n Ibu sayang Banget… Jagoan Ayah.



No comments yet
Comments feed for this article