Walah.. makin sibuk di kantor makin ketinggalan deh buat ngisi Diary Arsya ini. Sedih sih memang soalnya ini tempat satu2nya buat saya untuk bisa bercerita banyak tentang tumbuh kembang Arsya he he he…

Yup, ga salah koq judulnya “Berobat Flex secara Alami”. Percaya ga? Harus donk he he he… gini ceritanya.. khan Arsya pernah tervonis kena flex tuh dari sejak usia 4 bulan (padahal bintik2nya cuman dikit sih) karena neneknya suka histeris jadi mau ga mau harus berobat ke dokter. Tapi.. setelah pindah ke Bandung (karena ikut saya) ternyata obat yang didapet dari puskesmas di Bandung jauh berbeda dengan yang didapet waktu di Bogor. T_T dan alhasil Arsya jadi tidak cocok tuh ma obatnya dan lebih banyak dimuntahkan dan lebih bikin ibunya makin histeris T_T.
Karena kesel tuh obat malah bikin Arsya sering muntah ya sutralah ditinggalkan saja.. sampe akhirnya sekarang Arsya udah hampir 1,5 tahun.
Tapi karena kelihatan perkembangan Arsya sedikit lambat (susah gemuk gampang kurus) saya cari alternatif yang ga harus pake obat dari apotek atau mungkin bahan2 kimia yg menakutkan itu (anak sekecil itu sudah harus dijejali dengan zat2 racun kimia.. gile apa!). Tanya sana sini ketemu deh.. salah satu pengobatan alternatif yang terkenal di Bandung dan terbukti bisa menyembuhkan TB tanpa ada efek samping ato bahkan harus 6 bulan lagi. Saya beserta istri segera konsultasi dan mendapatkan arahan akan pengobatan yang harus dijalanin biar Arsya sembuh dan terbebas dari belenggu si TB terkutuk itu. Read the rest of this entry »

Mengenalkan akan angka dan huruf kepada si kecil ada lebih baiknya dari semenjak masih kecil, hal ini selain untuk membiasakan juga untuk meningkatkan daya kerja otaknya. Sehingga si anak akan lebih cepat tanggap dalam menangkap hal-hal baru yg masuk dalam pengalaman hidupnya.
Menumbuhkan minat belajar anak dengan huruf dan angka, memerlukan suasana yang menyenangkan. Menciptakan ruang belajar yang sederhana namun nyaman dengan tikar di lantai serta rak buku pendek yang bisa dijangkau dengan mudah oleh anak. Read the rest of this entry »

Iihh… susah amat sih ngajarinnya?
Lemot… Oon… Oneng, yach?

Ha ha ha, itu mungkin hanya sekian dari banyak ungkapan yang sering diungkapkan oleh sang ibu atau kakak yang mengajari anaknya atau sang adik tapi sepertinya sang anak terlihat lebih lambat atau “lemot” untuk menangkap apa yang diterangkan.
Karena penasaran, jadi coba cari-cari tentang cara mengajar anak yang agak lambat dalam belajar di blog Miss Jana dan tadaaa…. ketemu juga, meski bukan artikel dan uraian panjang, tapi cukup mengena. Ini isinya Read the rest of this entry »

HAH!! CAMPAK, NOOOOO…
Itu reaksi pertama yang keluar setelah tadi istriku sms, klo nyatanya Arsya terkena penyakit Campak. Hiks hiks sedih deh rasanya.
Pantesan beberapa hari belakang ini, Arsya sangat terlihat lemah dan susah makan, sedikit sekali asupan yang masuk. Belum lagi tidurnya yang semakin terlihat tidak nyenyak. Padahal dua minggu lagi udah mau udahan di Bandung dan kembali ke Neneknya di Bogor. Kok sakit sih sayang… ah.. Ya Allah berilah kekuatan dan kesembuhan biar cepat pulih dan Arsya bisa aktif kembali. Read the rest of this entry »

Wah, anak suka membantah orang tua atau guru? Ehm, sebaiknya dilihat dulu kenapa dia membantah? Apakah karena dia memang sudah tahu, tapi pura-pura tidak tahu hanya untuk menggoda kita, orang dewasa?

Bukan hal yang aneh sepertinya terkadang kita suka mendapatkan bantahan dari anak-anak usia 7-9 tahun (sekitar kelas 1-3 SD). Sebenarnya banyak hal yang menyebabkan terjadi bantahan seperti ini pada anak-anak. Kita tidak bisa langsung memvonis bahwa si anak bandel dan merupakan anak pembangkang! Sebab bisa saja bantahan dari anak tersebut terlahir karena adanya rasa ketidak sesuaian antara apa yang diutarakan oleh orang tua/guru dengan apa yang pernah dialami si anak.

Sebenarnya penyebab bantahan itulah yang harus kita cari tahu. Apakah kita yang kurang memahami maksud si anak atau cara orang tua atau guru yang tidak sesuai dengan karakter anak tersebut? Tentu saja orang tua/guru bermaksud baik. Tapi karena menurut si anak, cara mereka memberitahu kurang berkenan di hatinya, maka si anak jadi membantah. Padahal yang dibantah bukan mengenai apa yang diberitahukan, melainkan CARA orang tua / guru menyampaikan itu. Read the rest of this entry »

Archives

HARUS DIBACA!!

Praktek 

Homeschooling di Indonesia A to Z Kids Stuff none Photobucket